mbi.my.id – Adakah cara mendapatkan modal usaha selain pinjam ke bank? Jawabannya, banyak! Yuk simak dengan saksama artikel kali ini untuk mengetahui jawaban lebih detail dari pertanyaan tersebut.

Tidak sedikit orang yang ingin menjadi pebisnis. Harapannya, dengan bisnis yang dijalankannya, mereka mendapatkan keuntungan yang melimpah dalam jangka panjang.

Ya, banyak orang yang beranggapan pebisnis, jika mampu menjalankan bisnisnya dengan baik, maka sangat mungkin menjadi kaya raya. Di sisi lain, banyak orang yang beranggapan bahwa memulai usaha membutuhkan modal yang banyak, dan jalan alternatif paling terbaik adalah pinjam ke bank.

Mimpi menjadi pebisnis terkadang ‘ambyar’ gara-gara tidak memiliki bujet yang cukup sebagai modal usaha. Sementara itu, calon pebisnis juga banyak yang ragu meminjam uang di bank karena takuk tidak bisa mengembalikannya.

Ya, pinjam uang di bank berarti utang. Tidak hanya mengembalikan besaran utang, orang yang utang di bank juga dibebani bunga. Risiko tidak bisa membayar utang dan bunga bank juga mungkin terjadi jika di tengah jalan Anda mengalami permasalahan bujet.

Jika tidak bisa membayar utang dan bunga bank, Anda akan dibebankan denda. Jika sampai gagal bayar, bersiaplah untuk didatangi debt collector dan menyita barang-barang berharga Anda.

Namun, Anda semestinya tidak berpikiran bahwa pinjam bank adalah jalan terbaik untuk mengumpulkan modal usaha. Masih ada banyak jalan yang bisa Anda ‘tempuh’ untuk mendapatkan modal sebagai ‘bekal’ memulai usaha. Bagaimana caranya?

Nah, kali ini akan dibagikan cara mendapatkan modal usaha tanpa perlu pinjam ke bank. Yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!

Cara Dapat Modal Usaha Tanpa Perlu Pinjam Bank

Setidaknya ada lima cara mendapatkan modal usaha tanpa perlu pinjam ke bank. Anda bisa menggunakan salah satu atau beberapa cara berikut ini untuk mengumpulkan modal usaha dengan cepat.

Menabung

Menabung merupakan salah satu cara mengumpulkan modal usaha yang sangat direkomendasikan bagi siapa saja dalam ingin menjadi pebisnis, terutama pebisnis pemula. Anda bisa meyisihkan sebagian uang dari gaji kerja yang Anda dapat hingga mencapai target yang ditentukan.

Misalnya, Anda bekerja di suatu perusahaan dengan gaji Rp 7.000.000 per bulan. Sementara modal usaha yang dibutuhkan Rp 20.000.000. Maka, sisihkanlah Rp 2.000.000 per bulan selama 10 bulan hingga mencapai target Rp 20.000.000.

Jika kebutuhan sehari-hari Anda tidak terlalu banyak dan memungkin Anda menabung lebih banyak dari Rp 2.000.000 per bulan, maka lakukanlah itu. Semakin banyak uang yang ditabung, semakin cepat Anda mengumpulkan modal usaha.

Menabung scaled
Menabung

Namun, perlu Anda sadari bahwa menabung terkadang cukup menyulitkan. Perlu kesabaran dan komitmen untuk tidak membelanjakan uang tabungan untuk hal-hal yang hanya bersifat ‘keinginan’.

Misalnya, setelah cukup banyak mengumpulkan uang, tiba-tiba Anda ingin membeli smartphone seharga Rp 10.000.000. Padahal Anda masih memiliki smartphone yang layak pakai dan dapat menunjang kegiatan sehari-hari Anda. Maka, buang jauh-jauh keinginan itu!

Menjual Barang Berharga Tidak Terpakai

Selain menabung, menjual sejumlah barang berharga yang tidak terpakai juga bisa dijadikan cara untuk mengumpulkan modal usaha. Coba lihat lemari Anda! Cari barang-barang berharga yang masih layak dijual dan Anda sendiri sudah tidak atau jarang memakainya.

Misalnya, smartphone, laptop, jam tangan mahal, kamera, tas bermerek mahal dan baju-baju bermerek Anda yang sudah kekecilan. Daripada memenuhi lemari, lebih baik Anda menjualnya. Bagaimana caranya?

Mudah kok! Anda bisa menjual barang-barang berharga yang sudah tidak terpakai itu secara online, baik di media sosial maupun website. Jajakan semua barang yang ingin Anda jual dengan foto yang berkualitas dan penawaran harga yang ramah di kantong.

Mencari Investor

Mencari investor itu gampang-gampang susah. Namun, Anda bisa memanfaatkan cara ini untuk mendapatkan modal usaha dalam jumlah banyak. Bagaimana caranya?

Pertama, Anda harus memiliki ide usaha yang sangat menjanjikan, konsepnya bagus, visi misinya menarik dan berbeda dengan lainnya. Yang jelas, Anda melalui ide bisnis tersebut dapat meyakinkan investor untuk menyuntikkan dananya kepada Anda.

Mencari Investor scaled
Mencari Investor

Kedua, presentasikan ide usaha Anda dengan menarik dan mudah dipahami. Yakinkan bahwa ide usaha yang hendak Anda jalankan itu bisa memberikan keuntungan bagi investor.

Mencari investor sebaiknya tidak hanya ditujukan pada satu individu. Sebab, belum tentu satu investor itu mau menyuntikkan dananya untuk Anda. Oleh karena itu, Anda harus mencari banyak investor. Lantas, bagaimana caranya?

Pertama, Anda bisa mengajak orang-orang terdekat, seperti teman untuk menjadi investor. Kedua, Anda juga bisa mencari investor dengan menghadiri acara-acara seminar yang diselenggarakan oleh perusahaan atau industri.

Di acara tersebut, selain bertemu dengan narasumber yang profesional dan berpengalaman, Anda juga sangat mungkin bertemu dengan para pebisnis handal. Nah, mereka ini-lah yang bisa Anda jadikan target investor bisnis Anda.

Memanfaatkan Situs Crowdfunding

Di era serba digital ini, mencari dana untuk modal usaha juga bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan internet dan laptop. Ya, Anda bisa lho menggunakan situs crowdfunding untuk mendapatkan dana dari masyarakat.

Memanfaatkan Situs Crowdfunding scaled
Memanfaatkan Situs Crowdfunding

Apa itu crowdfunding? Anda tentunya sering mengetahui sebuah situs yang meminta sumbangan atau donasi dari masyarakat untuk membantu orang yang membutuhkan atau bencana tertentu. Nah, crowdfunding memiliki konsep yang tidak jauh berbeda dari itu. Hanya, donasi yang dikumpulkan dari masyarakat ditujukan untuk kepentingan bisnis.

Jadi, Anda harus memaparkan ide usaha Anda di situs crowdfunding tersebut. Yakinkah masyarakat atau pengunjung situs crowdfunding bahwa ide bisnis Anda sangat menarik untuk direalisasikan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan cara itu, pengunjung situs crowdfunsing yang tertarik untuk berdonasi akan menyumbangkan sebagian uangnya untuk kepentingan bisnis Anda.

Dana Hibah Perusahaan

Perlu Anda ketahui, saat ini cukup banyak perusahaan yang menyalurkan dana hibah terhadap pelaku usaha dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Dana hibah ini, pada umumnya, disalurkan melalui kompetisi inovatif dan kreatif.

Nah, Anda bisa memanfaatkan dana hibah perusahaan ini untuk mengumpulkan modal usaha. Sama seperti beberapa cara di atas, Anda harus mempresentasikan ide bisnis Anda dengan menarik dalam kompetisi invoatif dan kreatif yang diselenggarakan perusahaan.

Baca juga:

Itulah lima cara mendapatkan modal usaha tanpa perlu pinjam ke bank. Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa mencari dana juga bisa dilakukan dengan kreativitas, bukan hanya utang di bank.

Dengan menggunakan modal usaha sendiri, Anda akan terbebas dari utang. Tidak ada beban uang yang harus Anda bayarkan setiap bulannya untuk mencicil utang berikut bunganya.

Di sisi lain, keuntungan dari bisnis yang Anda jalankan juga tidak akan terpotong gara-gara memiliki utang. Sebaliknya, seandainya bisnis mengalami masa-masa terpuruk atau merugi, Anda pun akan merasa aman-aman saja karena tidak dipusingkan dengan utang. Hidup menjadi tenang, tidur pun menjadi pulas karena terbebas utang. Bukan begitu?

Kendati begitu, meski risiko paling menyakitkan dalam berbisnis adalah rugi, Anda harus tetap menjalankan bisnis dengan sebaik-baiknya hingga mengepakkan sayapnya dengan gemilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like