MBI – Lister.co.id sebagai lembaga kursus bahasa asing , salah satunya adalah kursus bahasa inggris, memberikan informasi terkait dengan TOEFL Prediction, artikel ini disponsori oleh Lister.co.id.

Tips dan Trik Mengerjakan Soal TOEFL Prediction

Sebagai tes kemampuan bahasa Inggris, TOEFL memiliki tingkat kesulitan yang cukup membuat geleng-geleng kepala. Tidak sedikit yang mengeluhkan bahwa tes tersebut cukup sulit untuk dikerjakan, atau memilki kompleksitas soal yang diatas rata-rata.

Banyak dari peserta yang mengerjakan TOEFL tanpa persiapan yang matang, serta tidak mencari tahu terlebih dahulu bagaimana bentuk soal atau kisi-kisi komponen soal dari tes TOEFL. Padahal, dengan mempelajari bentuk soal dari tes TOEFL bisa menaikkan skor karena kita sudah berantisipasi mendapat soal yang sulit.

Nah untuk itu, pada artikel kali ini, kita akan kasih sedikit tips dan trik mengerjakan soal TOEFL Prediction untuk membantu menaikkan skor kalian. Mau tahu? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Tes TOEFL Prediction

Sesuai dengan namanya, tes TOEFL Prediction berguna sebagai tes prediksi kemampuan dan untuk mengetahui sejauh mana kita menguasai bahasa Inggris. Tes ini juga sebagai simulasi mengerjakan tes TOEFL resmi yang tingkatan kesusahannya lebih tinggi dibandingkan tes TOEFL Prediction.

Dengan tes TOEFL Prediction, peserta bisa mengira-ngira berapa skor yang bisa didapatkan melalui tes TOEFL resmi. Di sisi lain, tes TOEFL Prediction juga bisa digunakan sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris untuk beberapa instansi atau lembaga yang memperbolehkan peserta melampirkan hasil tes TOEFL Prediction sebagai syarat melamar kerja, pendidikan atau mengajukan beasiswa.

Tes TOEFL Prediction memiliki tiga komponen utama soal. Antara lain listening, reading, dan structure atau grammar. Ketiga komponen ini memakan waktu setidaknya 2 hingga 2,5 jam pengerjaan. Soal-soal dari tes TOEFL Prediction dibentuk hampir serupa dengan tes TOEFL resmi.

Dalam komponen soal, penyelenggara biasanya mengambil soal-soal atau mencontoh dari beberapa buku TOEFL. Seperti Longman, Barron, atau ETS powerprep. Hal ini dimaksudkan agar peserta bisa memperkirakan soal tes TOEFL resmi dan bagaimana meningkatkan skor melalui tes TOEFL Prediction ini.

Tingkatan biaya tes TOEFL Prediction sangat bermacam-macam, bergantung pada instansi atau lembaga yang mengadakan tes serta perbedaan wilayah juga mempengaruhi. Biasanya, biaya tes TOEFL Prediction berkisar antara 50.000 hingga 250.000 rupiah. Harga ini tentu lebih murah dibandingkan dengan tes TOEFL resmi yang berkisar di harga 500.000 rupiah.

Lister.co.id
Lister.co.id

Tips dan Trik Mengerjakan Soal Tes TOEFL Prediction

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tes TOEFL Prediction memiliki tiga komponen utama soal. Yakni listening, reading, dan structure atau grammar. Di bawah ini akan dijelaskan sedikit tips dan trik mengerjakan tiap komponen soal TOEFL Prediction.

1. Tes TOEFL Prediction Listening Comprehension

Bagian listening ini mengukur seberapa baik peserta dalam memahami dan menguasai bahasa Inggris secara lisan. Peserta diharapkan dapat mengambil kesimpulan, pesan langsung atau pesan tersirat dari sebuah percakapan pendek hingga panjang.

Dalam mengerjakan bagian Listening Comprehension, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan. Antara lain:

  • Membaca lembar direction atau arahan yang biasanya ada pada lembar pertama bagian tes. Pada lembar itu tertera cara mengerjakan serta contoh bentuk soal dan jawaban yang akan keluar selama tes Listening Comprehension berlangsung.
  • Membaca pilihan pada masing-masing soal sesering dan sebanyak mungkin selama narator membacakan direction dan contoh bentuk soal untuk dapat memperkirakan jawaban yang benar tanpa memakan waktu yang lama.
  • Mendengarkan audio listening dengan fokus dan berkonsentrasi pada percakapan yang sedang berlangsung.
  • Untuk mempercepat menjawab tanpa tertinggal audio pertanyaan selanjutnya, peserta dapat memberi tanda kecil pada lembar soal. Umumnya, hal ini terjadi pada TOEFL PBT atau Paper-Based Test. Diperlukan waktu yang cukup lama untuk menghitamkan lingkaran pada lembar jawaban, sehingga lebih mempersingkat waktu untuk memberi tanda di lembar soal terlebih dulu.

Listening Comprehension terdiri dari beberbapa bagian. Masing-masing bagian memiliki cara tersendiri untuk menjawab soal. Antara lain:

a. Short Conversation

  • Pada bagian ini biasanya memuat percakapan antara dua atau tiga orang dalam durasi yang sangat singkat. Peserta hanya perlu memfokuskan diri untuk mendengarkan bagian orang kedua. Pada bagian ini, peserta diminta mengerti pesan langsung, pesan tersirat atau kesimpulan akhir dari percakapan tersebut.
  • Tidak perlu panik atau bingung apabila tidak bisa memahami kata demi kata pada audio listening secara lengkap. Peserta hanya diminta memahami ide atau topik dari pembicaraan singkat yang ada.
  • Apabila peserta emrasa tidak mampu memahami bagian dari pembicara kedua, peserta dapat memilih jawaban yang paling berbeda pada lembar soal sebagai pilihan alternatif.
  • Ada baiknya peserta mendengarkan sembari melihat pilihan jawaban yang tersedia untuk memperkirakan jawaban yang paling tepat. Dengan begitu, peserta bisa mempersingkat waktu pengerjaan dan tidak tertinggal soal selanjutnya.
  • Peserta diharapkan dapat mengerti atau memahami bentuk—bentuk functional expression, seperti agreement atau persetujuan, suggestion atau saran, surprise atau keterkejutan, uncertainty atau ketidakpastian, expression, idiomatic, serta situasi yang berlangsung selama percakapan dilakukan.
Lister.co.id
Lister.co.id

b. Longer Conversation

  • Sama seperti komponen soal sebelumnya, pada bagian ini, peserta dapat membaca pilihan jawaban yang ada ketika narator membacakan direction dan contoh soal. Hal ini membantu peserta dalam memperkirakan jawaban yang tepat atau percakapan jenis apa yang akan didengarkan.
  • Peserta diharapkan dapat mengerti dan memahami topik yang sedang dijelaskan dalam audio listening selama percakapan berlangsung. Dengan begitu, peserta dapat memilih jawaban dengan cepat dan tepat.
  • Peserta juga harus mewaspadai situasi dan kondisi dari percakapan selama berlangsung. Seperti mengetahui waktu, tempat topik pembicaraan dan bagaimana suasana dari keseluruhan percakapan.

c. Talks

  • Dalam bagian ini, peserta diharapkan dapat melihat pilihan jawaban yang tersedia dan menemukan kata kunci dengan tepat apabila waktu memungkinkan.
  • Mewaspadai kalimat pertama dalam pembicaraan. Biasanya, kalimat tersebut mengandung topik atau isi dari percakapan.
  • Memfokuskan pada 5W+1H selama percakapan untuk menemukan What, Who, When, Where, Why, dan How.
  • Ada baiknya peserta membuat kesimpulan dari keseluruhan percakapan yang terjadi. Biasanya, akan muncul soal yang menanyakan kesimpulan pembicaraan.

2. Tes TOEFL Prediction Structure and Written Expression

Untuk bagian ini, sepenuhnya mengandalkan pemahaman peserta terhadap struktur kalimat dalam lister kursus bahasa Inggris atau pemahaman mengenai grammar bahasa Inggris. Untuk mengerjakan bagian ini, peserta diharapkan lebih teliti dalam membaca dan menganalisa soal, terutama pada penanda waktu serta kata ganti orang yang berlaku.

baca juga

    3. Tes TOEFL Reading Comprehension

    • Untuk mempercepat waktu pengerjaan, peserta dapat melakukan skimming atau membaca cepat dengan berfokus pada aspek penting dari keseluruhan teks. Sama dengan bagian Listening Comprehension, peserta dapat mengandalkan 5W+1H untuk mendapatkan rangkuman teks dengan cepat.
    • Membaca bagian soal terlebih dahulu lalu kemudian membaca teks bacaan untuk mencari jawaban juga dapat mempersingkat waktu pengerjaan.
    • Peserta diharapkan mempersiapkan diri untuk mendapat soal sinonim atau refers to. Disini, peserta diminta menemukan sinonim atau padanan kata yang serupa dengan yang ada pada teks bacaan.

    Nah, semoga tips dan trik di atas dapat membantu para pembaca sekalian dalam mengerjakan tes TOEFL Prediction, ya!

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You May Also Like